Tuesday, November 26, 2019

Makalah Kewirausahaan


BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang Masalah
Untuk mengatasi masalah pengangguran yang demikian urgent dan memberi bekal bermanfaat kepada para siswa dan mahasiswa maka kurikulum-kurikulum baik di sekolah menengah atau bangku kuliah sudah memasukkan pelajaran kewirausahaan sebagai salah satu mata pelajaran atau mata kuliah bagi para peserta didik. Baik sebagai mata kuliah wajib maupun pelajaran tambahan. Dalam mata pelajaran atau mata kuliah tersebut akan diajarkan seluk-beluk kewirausahaan, seperti apa sebenarnya kewirausahaan itu, apa pentingnya menjadi wirausahawan, apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan, dan lain sebagainya.
Tidak hanya kepada para siswa dan mahasiswa, sekarang juga telah banyak dilakukan seminar, workshop, dan pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat umum sehingga siapapun yang tertarik berwirausaha dapat mengikutinya. Hal ini juga didukung dengan berbagai program kredit yang diberikan berbagai bank atau lembaga keuangan lainnya untuk mendukung dari sisi permodalan sehingga dapat membantu calon wirausahawan dalam membuka usaha.

2.      Rumusan Masalah
A.    Apa itu Kewirausahaan ?
B.     Apa Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Bagi Siswa SMA ?
C.     Apa Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Pendidikan ?

3.      Tujuan Masalah
A.    Mengetahui Pengertian Kewirausahaan.
B.     Mengetahui Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Bagi Siswa SMA.
C.     Mengetahui Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Pendidikan.



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Kewirausahaan
Mengenai pengertiannya, pengertian kewirausahaan ada banyak sekali pengertian dari kewirausahaan ini. Berikut ini adalah ulasannya.
1.      Menurut Suparman Sumahamijaya
Kewirausahaan adalah sebuah kemampuan dalam berpikir secara kreatif dan melakukan inovasi. Pikiran kreatif dan inovasi ini merupakan dasar dan juga sumber penggerak sehingga dapat digunakan sebagai tumpuan dalam menghadapi tantangan di depan.
2.      Menurut S Wijandi
Menurut beliau ke merupakan sebuah sifat. Sifat berani dalam mengambil resiko.
Kedua pengertian ini merupakan dasar dari pengertian dari kewirausahaan itu sendiri. Jika digabung, kewirausahaan merupakan sebuah pikiran dan juga sifat. Pikiran dimana seorang wirausahawan dapat mencari inovasi dengan pikiran kreatifnya serta sikap berani dalam mengambil keputusan dan juga memulai.
Jika sebuah pikiran kreatif tidak dibarengi dengan adanya keberanian untuk mengambil tindakan untuk memulai sebuah kewirausahaan, maka kewirausahaan juga tidak akan terjadi, begitu juga dengan sebaliknya.

B.     Proses Wirausaha
Untuk menjadi seorang wirausahawan, maka ada proses yang perlu anda ikuti. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa kewirausahaan merupakan pikiran yang kreatif dan juga sikap berani dalam mengambil tindakan.
Meski kedua hal ini saling bergantung, tapi yang penting pertama harus dilakukan adalah cara untuk mendapatkan ide kreatif. Mendapatkan ide kreatif merupakan proses pertama dalam berjalannya kewirausahaan. Untuk mendapatkan ide kreatif ini, maka berikut ini adalah proses yang perlu dilakukan.



1.      Mencari Masalah dan Peluang
Sebuah ide kreatif dan inovatif hanya bisa mendapatkan perhatian jika ada sebuah masalah yang mendasar dalam masyarakat. Masalah mendasar inilah yang nantinya akan menjadi sebuah peluang.
Jika ada masalah pastinya banyak orang yang ingin mencari penyelesaiannya. Jika anda menawarkan penyelesaian untuk masalah ini, maka peluang besar untuk kemajuan kewirausahaan anda akan terbuka lebar.
Oleh karena itu jika anda ingin memulai kewirausahaan mulai cari masalah dalam masyarakat yang mendasar sesuai dengan bidang yang anda tekuni lalu cari solusi dari masalah tersebut. Karena terkadang peluang itu tidak datang dengan sendirinya tapi harus dibuat.
2.      Tentukan Besar Kecilnya Peluang
Agar kewirausahaan sukses, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengenai besar kecilnya peluang yang anda miliki. Ketika anda menemukan masalah, maka hal penting yang perlu dilakukan adalah mengetahui seberapa dalam masalah tersebut dan seberapa banyak orang yang merugi karena masalah tersebut.
Makin banyak yang mengalami masalah, maka makin besar peluang yang anda miliki. Selain itu untuk mengetahui besar kecilnya peluang ini anda juga perlu membuka diri pada komunitas karena mereka bisa memberikan pandangan baik terhadap masalah yang ingin anda selesaikan
3.      Perencanaan
Ketika peluang sudah terbentuk, maka hal lain yang perlu dilakukan adalah melakukan perencanaan. Perencanaan ini digunakan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai usaha anda. Mulai segmen pasar, syarat produksi, rencana keuangan, organisasi dan juga hal-hal lain yang berhubungan dengan kebutuhan modal.
4.      Mulai Mencari Sumber Daya
Setelah melakukan perencanaan dasar dalam usaha, maka anda perlu mulai melakukan pencarian sumber daya. Pencarian sumber daya ini dilakukan untuk mendapatkan sumber daya yang termurah guna produksi produk anda. Jika produk anda adalah jasa, carilah sumber daya manusia yang belum terampil dan bisa anda didik untuk mendapatkan modal yang lebih kecil.
5.      Mulai Usaha
Jika semuanya sudah beres, maka mulailah melakukan usaha anda. Disinilah keberanian diperlukan. Keberanian dalam mengambil sikap dan resiko untung dan rugi di masa depan.
.
C.    Ciri Ciri Kewirausahaan
Kewirausahaan juga memiliki ciri-ciri yang menyebabkannya berhasil apa saja? Berikut ini adalah ulasannya.
1.      Keyakinan
Salah satu ciri kewirausahaan yang berhasil adalah mengenai keyakinan. Seorang wirausahawan yang sukses akan yakin dengan produk yang dimilikinya. Hal ini disebabkan karena dalam pengambilan ide wirausahawan yang sukses sudah yakin betul bahwa produk yang dimilikinya akan laris di pasaran karena memberikan ide dan solusi untuk masalah dalam masyarakat.
2.      Dekat dengan kompetitor
Salah satu ciri kewirausahaan yang berhasil lainnya adalah mengenai kompetitor. Sebuah kewirausahaan yang baik adalah kewirausahaan yang mengetahui bagaimana kondisi dan apa yang ditawarkan oleh kompetitornya. Ia tidak meniru kompetitornya tapi mencari apa yang kurang darinya.
Oleh karena itu seorang pelaku kewirausahaan yang sukses pasti memiliki wawasan yang luas terlebih dalam bidang yang ia geluti karena ia perlu mengenal banyak produk kompetitor setelah mengamatinya.
3.      Orientasi masa depan
Satu lagi ciri kewirausahaan yang sukses adalah mengenai orientasinya. Sebuah kewirausahaan yang sukses memiliki orientasi ke masa depan bukan hanya apa yang akan laku dijual saat ini.
Bisnis dalam kewirausahaan yang sukses mempertimbangkan bagaimana popularitas produknya di masa depan dan juga kegunaan produknya di masa depan. Jadi jangan harap untuk berjualan es kepal milo untuk waktu yang lama dan menjadi wirausahawan yang sukses. Sebaliknya ciptakan produk yang menguntungkan dan memiliki nafas bisnis yang panjang.

D.    Sifat-Sifat Wirausaha
Berbeda dengan ciri, sifat wirausahawan ini menunjukkan mengenai sifat dasar yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan agar kewirausahaan dapat terus maju. Lalu apa saja sifat yang harus dimiliki oleh wirausahawan agar bisnisnya terus maju? Berikut ini adalah ulasannya.
1.      Sifat berani
Kembali lagi ke pengertian dari kewirausahaan. Kewirausahaan memasukkan sifat berani dalam pengertiannya. Artinya seorang wirausahawan harus memiliki keberanian dalam mengambil keputusan dan juga resiko untuk perusahaannya.
2.      Sifat kepemimpinan
Seorang wirausahawan yang sukses tentu memiliki sifat kepemimpinan yang baik. Tidak hanya memimpin agar perusahaannya dapat berjalan dengan sukses tapi juga memimpin untuk menciptakan pemimpin yang baik.
Jika sebuah perusahaan dipimpin oleh seorang pemimpin yang baik dan bisa menjadi teladan, maka ia akan mendapatkan rasa hormat dari anak buahnya. Hal ini akan membuat perusahaannya berjalan dengan lebih baik.
3.      Sifat rendah hati
Banyak orang merasa sombong karena usahanya sukses. Orang yang merasa sombong karena usahanya berjalan dengan baik tidak akan bertahan lama. Pasalnya orang yang sombong tidak akan berpikir jauh. Berbeda dengan orang yang rendah hati. Mereka lebih bersiap dengan kemungkinan apapun yang terjadi pada bisnisnya.

E.     Tahapan pertumbuhan dalam Wirausaha
Tahapan pertumbuhan dalam wirausaha ada beberapa langkah berikut ini adalah ulasannya.
1.      Tahapan Imitasi
Tahapan ini adalah tahapan permulaan dimana wirausahawan hanya mencari barang yang bagus dan melakukan duplikasi karena sudah terbukti banyak orang menyukainya. Biasanya dalam tahap ini wirausahawan akan menggunakan strategi barang lebih murah untuk mendapatkan perhatian pasar.
2.      Tahap Duplikasi dan Pengembangan
Dalam tahapan ini wirausahawan sudah mulai melakukan pengembangan ide-ide. Masih memiliki unsur duplikat tapi karena sudah mengetahui bagaimana reaksi pasar wirausahawan akan lebih berani dalam mengambil keputusan untuk mengembangkan produk.
3.      Tahap Creating
Tahap ini adalah tahap ketika sebuah kewirausahaan sudah benar-benar bisa berdiri dengan kakinya. Ia sudah banyak dipercaya sehingga berani melakukan resiko lebih besar untuk menciptakan barang miliknya sendiri. Disini biasanya inovasi mulai dilakukan.

F.     Faktor Penyebab Kesuksesan dan Kegagalan Wirausaha
Selain memiliki sifat dan juga ciri di atas, ada juga beberapa faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya sebuah kegiatan kewirausahaan. Apa saja?
ü  Faktor managerial
ü  Faktor sumber daya manusia
ü  Faktor pengalaman
ü  Perencanaan yang kurang
ü  Pengendalian modal yang kurang


G.    Tujuan Mengapa Siswa SMA Belajar Kewirausahaan 
Tujuan mengapa siswa SMA harus belajar kewirausahaan, diantaranya adalah :
  1. Menerapkan Perilaku Tepat Waktu
  2. Menerapkan Perilaku Tepat Janji
  3. Membnetuk pribadi pribadi yang disiplin
  4. Membentuk pribadi pribadi yang ulet dan mau bekerja keras
  5. Membentuk pribadi yang memiliki jiwa toleran dan mau menolong sesama, dan lain sebagainya
H.    Tujuan belajar kewirausahaan di sekolah adalah sebagai berikut: 
1.      Mengasah keterampilan para siswa dengan membuat dan menciptakan produk yang sesuai dengan minat dan daya beli
2.      Meningkatkan daya inovasi dan kreatifitas siswa melalui pembuatan produk produk.
3.      Menciptakan iklim belajar, bekerja, berkarya, dan berpartisipasi yang menyenangkan.



BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
kewirausahaan merupakan sebuah pikiran dan juga sifat. Pikiran dimana seorang wirausahawan dapat mencari inovasi dengan pikiran kreatifnya serta sikap berani dalam mengambil keputusan dan juga memulai.

Tujuan mengapa siswa SMA harus belajar kewirausahaan, diantaranya adalah :
ü  Menerapkan Perilaku Tepat Waktu
ü  Menerapkan Perilaku Tepat Janji
ü  Membnetuk pribadi pribadi yang disiplin
ü  Membentuk pribadi pribadi yang ulet dan mau bekerja keras
ü  Membentuk pribadi yang memiliki jiwa toleran dan mau menolong sesama, dan lain sebagainya
Sedangkan Tujuan belajar kewirausahaan di sekolah adalah sebagai berikut: 
ü  Mengasah keterampilan para siswa dengan membuat dan menciptakan produk yang sesuai dengan minat dan daya beli
ü  Meningkatkan daya inovasi dan kreatifitas siswa melalui pembuatan produk produk.
ü  Menciptakan iklim belajar, bekerja, berkarya, dan berpartisipasi yang menyenangkan.




DAFTAR PUSTAKA

Makalah Proses Kewirausahaan


BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang Masalah
Semakin maju suatu negara semakin banyak orang yang terdidik dan banyak pula orang menganggur maka semakin dirasakan pentingnya dunia wirausaha. Pembangunan akan lebih berhasil jika ditunjang oleh wirausahawan yang dapat membuka lapangan kerja karena kemampuan pemerintah sangat terbatas. Pemerintah tidak akan mampu menggarap semua aspek pembangunan karena sangat banyak membutuhkan anggaran belanja personalia dan pengawasan.
Wirausaha ( entrepreneur) memegang peranan yang sangat pentingdalam memajukan ekonomi suatu negara. Kemajuan ekonomi mestinya sejalan dengan kemampuan dan peningkatan daya beli peningkatan tara; kesejahteraan hidup dan kemakmuran bangsa yang merata dan dirasakan secara nyata bukan hanya ditunjukkan oleh angka-angka statistik saja.
Di dalam kewirausahaan terkandung nilai kemampuan dan proses. Adanya nilai dan kemampuan pada diri seorang wirausahawan dapat memunculkan suatu peluang usaha dalam kegiatan berwirausaha. Dalam makalah ini akan membahas secara spesifik mengenai “Proses Kewirausahaan”. Makalah tentang proses kewirausahaan ini dibuat agar  pembaca dapat mengetahui bagimana proses dan tips-tips menjadi seorang pengusaha yang sukses serta untuk melengkapi tugas dari mata kuliah Kewirausahaan.

2.      Rumusan Masalah
A.    Langkah apa saja dalam proses Kewirausahaan ?

B.     Tujuan Masalah
A.    Memahami Langkah-langkah dalam proses Kewirausahaan






BAB II
PEMBAHASAN


A.    Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha :

1.      Tahap memulai, tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising. Juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri / manufaktur / produksi atau jasa.

2.      Tahap melaksanakan usaha atau diringkas dengan tahap "jalan", tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek : pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.

3.      Mempertahankan usaha, tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi

4.      Mengembangkan usaha, tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave (1996 : 3), proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk locus of control, kreativitas, keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausaha yang besar. Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu, seperti locus of control, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang mempengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembangan menajdi kewirausahaan melalui proses yang dipengrauhi lingkungan, organisasi dan keluarga (Suryana, 2001 : 34).
Secara ringkas, model proses kewirausahaan mencakup tahap-tahap berikut (Alma, 2007 : 10 – 12) :

1.                  proses inovasi
2.                  proses pemicu
3.                  proses pelaksanaan
4.                  proses pertumbuhan





Model proses kewirausahaan
1.        Proses inovasi
beberapa faktor personal yang mendorong inovasi adalah : keinginan berprestasi , adanya sifat penasaran, keinginan menanggung resiko, faktor pendidikan dan faktor pengalaman. Adanya inovasi yaqng berasal dari diri seseorang akan mendorong dia mencari pemicu ke arah memulai usaha.
Faktor- faktor lingkungan yang mendorong inovasi adalah : adanya peluang, pengalaman dan kreativitas.

2.        Proses pemicu
Faktor  personal yang mendorong  dalam artian memicu atau memaksa seseorang untuk terjun kedunia biasnis adalah :
•    Adanya ketidak puasan terhadap pekerjaan yang sekarang.
•    Adanya PHK atau tidak ada pekerjaan lain
•    Dorongan larena faktor usia
•    Keberanian menanggung resiko.
•    Komitmen atau minat yang tinggi terhadap bisnis.
Faktor-faktor lingkungan yang memndorong menjadi pemicu bisnis adalah :
•    Adanya persaingan dalam dunia kehidupan
•    Adanya sumber-sumber yang bisa dimanfaatkan
•    Mengikuti latihan-latihan atau incubator bisnis
•    Kebijakan pemerintah, misalnya ada nya kemudahan-kemudahan dalam lokasi berusaha ataupun fasilitas kredit, dan bimbingan usaha.
Faktor-faktor sociologikal yang menjadi pemicu serta pelaksanaan bisnis :
•    Adanya hubungan- hubungan atau relasi dengan orang lain
•    Adanya tim yang dapat diajak kerjasama dalam berusaha
•    Adanya dorongan dari orang tua untuk membuka usaha
•    Adanya bantuan keluarga dalam berbagai kemudahahn
•    Adanya pengalaman-pengalaman dalam dunia bisnis sebelumnya

3.        Proses pelaksanaan
Beberapa faktor personal yang mendorong pelaksanaan dari sebuah bisnis adalah sebagai berikut:
•    Adanya seorang wirausaha yang telah siap mental secara total
•    Adanya manager pelaksana sebagai tangan kanan, pembantu umum
•    Adanya komitmen yang tinggi terhadap bisnis
•    Adan adanya Visi, pandanyan yang jauh kedepan guna mencapai keberhasilan

4.        Proses Pertumbuhan
Faktor pertumbuhan ini didorong oleh faktor organisasi antara lain :
•    Adanya tim yang kompak dalam menjalankan usaha sehingga semua rencana dan pelaksanaan operasional berjalan produktif
•    Adanya  strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak
•    Adanya struktur dan budaya orgainisasi yang mantap.
•    Adanya produk yang dibanggakan, atau kualitas yang dimiliki.
Faktor  lingkungan yang mendorong implementasi dan pertumbuhan bisnis adalah sebagai berikut :
•    Adanya unsur persaingan yang cukuo menguntungkan. Dunia persaingan saat ini sangat kejam.
•    Adanya konsumen dan pemasok barang yang kontinu
•    Adanya bantuan dari pihak investor bank yang memberikan fasilitas keuangan
•    Adanya sumber-sumber yang tersedia, yang masih bisa dimanfaatkan
•    Adanya kebijakan pemerintah yang menunjangberupa peraturan bidang ekonomi yang menguntungkan.


Personal attributes
David McClelland dalam bukunya The Achieving Society, menyatakan bahwa seorang wirausaha adalah seseorang yang memiliki keinginan berprestasi yang sangat tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak berwirausaha.
Dalam suatu penelitian di Inggris menyatakan bahwa motivasi seseorang membuka bisnis adalah  50% ingin mempunyai kebebasan dengan berbisnis sendiri, hanya 18 % menyatakan ingin m,emperoleh uang dan 10% menyatakan jawaban membuka bisnis untuk kesenangan , hobi , tantangan atau kepuasan pribadi dan melakukan kreativitas.
Sedangkan penelitian di Russia 80% menyatakan mereka membuka bisnis karena ingin menjadi bos dan memperoleh otonomi serta kemerdekaan pribadi.
Faktor enveromental
Disini dijelaskan bahwa lingkungan yang banyak memiliki wirausaha akan banyak sekali menyajikan kegiatan-kegiatan wirausaha. Suasana itulah yang berpengaruh kepada warga masyarakat untuk menumbuhkan minat berwirausaha
Berdasarkan analisis pustaka terkait kewirausahaan, diketahui bahwa aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam melakukan wirausaha adalah :

ü  mencari peluang usaha baru : lama usaha dilakukan, dan jenis usaha yang pernah dilakukan
ü  pembiayaan : pendanaan – jumlah dan sumber-sumber dana
ü  SDM : tenaga kerja yang dipergunakan
ü  kepemilikan : peran-peran dalam pelaksanaan usaha
ü  organisasi : pembagian kerja diantara tenaga kerja yang dimiliki
ü  kepemimpinan : kejujuran, agama, tujuan jangka panjang, proses manajerial (POAC)
ü  Pemasaran : lokasi dan tempat usaha


BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

Proses Kewirausahaan
1.      Tahap Memulai
2.      Tahap Melaksanakan
3.      Tahap Mempertahankan usaha
4.      Tahap pengembangan usaha

Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave Proses Kewirausahaan
1.      proses inovasi
  1. proses pemicu
  2. proses pelaksanaan
  3. proses pertumbuhan



DAFTAR PUSTAKA



Makalah Media komunikasi

BAB   I PENDAHULUAN A.    Latar belakang Dalam kehidupan manusia tidak lepas dari komunikasi  baik itu perorangan atau kelompok. Hal...