BAB
I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang Masalah
Untuk mengatasi masalah pengangguran
yang demikian urgent dan memberi bekal bermanfaat kepada para
siswa dan mahasiswa maka kurikulum-kurikulum baik di sekolah menengah atau
bangku kuliah sudah memasukkan pelajaran kewirausahaan sebagai salah satu mata
pelajaran atau mata kuliah bagi para peserta didik. Baik sebagai mata kuliah
wajib maupun pelajaran tambahan. Dalam mata pelajaran atau mata kuliah tersebut
akan diajarkan seluk-beluk kewirausahaan, seperti apa sebenarnya kewirausahaan
itu, apa pentingnya menjadi wirausahawan, apa saja yang dibutuhkan untuk
menjadi seorang wirausahawan, dan lain sebagainya.
Tidak hanya kepada para siswa dan
mahasiswa, sekarang juga telah banyak dilakukan seminar, workshop, dan pelatihan
kewirausahaan untuk masyarakat umum sehingga siapapun yang tertarik
berwirausaha dapat mengikutinya. Hal ini juga didukung dengan berbagai program
kredit yang diberikan berbagai bank atau lembaga keuangan lainnya untuk
mendukung dari sisi permodalan sehingga dapat membantu calon wirausahawan dalam
membuka usaha.
2.
Rumusan
Masalah
A.
Apa itu Kewirausahaan ?
B.
Apa Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Bagi Siswa
SMA ?
C.
Apa Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Pendidikan
?
3.
Tujuan
Masalah
A.
Mengetahui Pengertian Kewirausahaan.
B.
Mengetahui Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Bagi Siswa SMA.
C.
Mengetahui Tujuan Mempelajari Kewirausahaan Pendidikan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Kewirausahaan
Mengenai
pengertiannya, pengertian kewirausahaan ada banyak sekali pengertian dari
kewirausahaan ini. Berikut ini adalah ulasannya.
1.
Menurut Suparman Sumahamijaya
Kewirausahaan
adalah sebuah kemampuan dalam berpikir secara kreatif dan melakukan inovasi.
Pikiran kreatif dan inovasi ini merupakan dasar dan juga sumber penggerak
sehingga dapat digunakan sebagai tumpuan dalam menghadapi tantangan di depan.
2.
Menurut S Wijandi
Menurut beliau ke merupakan sebuah
sifat. Sifat berani dalam mengambil resiko.
Kedua pengertian ini merupakan
dasar dari pengertian dari kewirausahaan itu sendiri. Jika digabung,
kewirausahaan merupakan sebuah pikiran dan juga sifat. Pikiran dimana seorang
wirausahawan dapat mencari inovasi dengan pikiran kreatifnya serta sikap berani
dalam mengambil keputusan dan juga memulai.
Jika sebuah pikiran kreatif tidak
dibarengi dengan adanya keberanian untuk mengambil tindakan untuk memulai
sebuah kewirausahaan, maka kewirausahaan juga tidak akan terjadi, begitu juga
dengan sebaliknya.
B.
Proses Wirausaha
Untuk menjadi seorang wirausahawan,
maka ada proses yang perlu anda ikuti. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa
kewirausahaan merupakan pikiran yang kreatif dan juga sikap berani dalam
mengambil tindakan.
Meski kedua hal ini saling
bergantung, tapi yang penting pertama harus dilakukan adalah cara untuk
mendapatkan ide kreatif. Mendapatkan ide kreatif merupakan proses pertama dalam
berjalannya kewirausahaan. Untuk mendapatkan ide kreatif ini, maka berikut ini
adalah proses yang perlu dilakukan.
1.
Mencari Masalah dan Peluang
Sebuah
ide kreatif dan inovatif hanya bisa mendapatkan perhatian jika ada sebuah
masalah yang mendasar dalam masyarakat. Masalah mendasar inilah yang nantinya
akan menjadi sebuah peluang.
Jika
ada masalah pastinya banyak orang yang ingin mencari penyelesaiannya. Jika anda
menawarkan penyelesaian untuk masalah ini, maka peluang besar untuk kemajuan
kewirausahaan anda akan terbuka lebar.
Oleh karena itu jika anda ingin
memulai kewirausahaan mulai cari masalah dalam masyarakat yang mendasar sesuai
dengan bidang yang anda tekuni lalu cari solusi dari masalah tersebut. Karena
terkadang peluang itu tidak datang dengan sendirinya tapi harus dibuat.
2.
Tentukan Besar Kecilnya Peluang
Agar
kewirausahaan sukses, maka hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah
mengenai besar kecilnya peluang yang anda miliki. Ketika anda menemukan
masalah, maka hal penting yang perlu dilakukan adalah mengetahui seberapa dalam
masalah tersebut dan seberapa banyak orang yang merugi karena masalah tersebut.
Makin
banyak yang mengalami masalah, maka makin besar peluang yang anda miliki.
Selain itu untuk mengetahui besar kecilnya peluang ini anda juga perlu membuka
diri pada komunitas karena mereka bisa memberikan pandangan baik terhadap
masalah yang ingin anda selesaikan
3.
Perencanaan
Ketika
peluang sudah terbentuk, maka hal lain yang perlu dilakukan adalah melakukan
perencanaan. Perencanaan ini digunakan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai
usaha anda. Mulai segmen pasar, syarat produksi, rencana keuangan, organisasi
dan juga hal-hal lain yang berhubungan dengan kebutuhan modal.
4.
Mulai Mencari Sumber Daya
Setelah
melakukan perencanaan dasar dalam usaha, maka anda perlu mulai melakukan
pencarian sumber daya. Pencarian sumber daya ini dilakukan untuk mendapatkan
sumber daya yang termurah guna produksi produk anda. Jika produk anda adalah
jasa, carilah sumber daya manusia yang belum terampil dan bisa anda didik untuk
mendapatkan modal yang lebih kecil.
5.
Mulai Usaha
Jika
semuanya sudah beres, maka mulailah melakukan usaha anda. Disinilah keberanian
diperlukan. Keberanian dalam mengambil sikap dan resiko untung dan rugi di masa
depan.
.
C.
Ciri Ciri
Kewirausahaan
Kewirausahaan juga
memiliki ciri-ciri yang menyebabkannya berhasil apa saja? Berikut ini adalah
ulasannya.
1.
Keyakinan
Salah
satu ciri kewirausahaan yang berhasil adalah mengenai keyakinan. Seorang
wirausahawan yang sukses akan yakin dengan produk yang dimilikinya. Hal ini
disebabkan karena dalam pengambilan ide wirausahawan yang sukses sudah yakin
betul bahwa produk yang dimilikinya akan laris di pasaran karena memberikan ide
dan solusi untuk masalah dalam masyarakat.
2.
Dekat dengan kompetitor
Salah
satu ciri kewirausahaan yang berhasil lainnya adalah mengenai kompetitor.
Sebuah kewirausahaan yang baik adalah kewirausahaan yang mengetahui bagaimana
kondisi dan apa yang ditawarkan oleh kompetitornya. Ia tidak meniru
kompetitornya tapi mencari apa yang kurang darinya.
Oleh karena itu seorang pelaku
kewirausahaan yang sukses pasti memiliki wawasan yang luas terlebih dalam
bidang yang ia geluti karena ia perlu mengenal banyak produk kompetitor setelah
mengamatinya.
3.
Orientasi masa depan
Satu
lagi ciri kewirausahaan yang sukses adalah mengenai orientasinya. Sebuah
kewirausahaan yang sukses memiliki orientasi ke masa depan bukan hanya apa yang
akan laku dijual saat ini.
Bisnis
dalam kewirausahaan yang sukses mempertimbangkan bagaimana popularitas
produknya di masa depan dan juga kegunaan produknya di masa depan. Jadi jangan
harap untuk berjualan es kepal milo untuk waktu yang lama dan menjadi
wirausahawan yang sukses. Sebaliknya ciptakan produk yang menguntungkan dan
memiliki nafas bisnis yang panjang.
D.
Sifat-Sifat
Wirausaha
Berbeda dengan ciri,
sifat wirausahawan ini menunjukkan mengenai sifat dasar yang harus dimiliki
oleh seorang wirausahawan agar kewirausahaan dapat terus maju. Lalu apa saja
sifat yang harus dimiliki oleh wirausahawan agar bisnisnya terus maju? Berikut
ini adalah ulasannya.
1.
Sifat berani
Kembali
lagi ke pengertian dari kewirausahaan. Kewirausahaan memasukkan sifat berani
dalam pengertiannya. Artinya seorang wirausahawan harus memiliki keberanian
dalam mengambil keputusan dan juga resiko untuk perusahaannya.
2.
Sifat kepemimpinan
Seorang
wirausahawan yang sukses tentu memiliki sifat kepemimpinan yang baik. Tidak
hanya memimpin agar perusahaannya dapat berjalan dengan sukses tapi juga
memimpin untuk menciptakan pemimpin yang baik.
Jika
sebuah perusahaan dipimpin oleh seorang pemimpin yang baik dan bisa menjadi
teladan, maka ia akan mendapatkan rasa hormat dari anak buahnya. Hal ini akan
membuat perusahaannya berjalan dengan lebih baik.
3.
Sifat rendah hati
Banyak
orang merasa sombong karena usahanya sukses. Orang yang merasa sombong karena
usahanya berjalan dengan baik tidak akan bertahan lama. Pasalnya orang yang
sombong tidak akan berpikir jauh. Berbeda dengan orang yang rendah hati. Mereka
lebih bersiap dengan kemungkinan apapun yang terjadi pada bisnisnya.
E.
Tahapan
pertumbuhan dalam Wirausaha
Tahapan
pertumbuhan dalam wirausaha ada beberapa langkah berikut ini adalah ulasannya.
1.
Tahapan Imitasi
Tahapan
ini adalah tahapan permulaan dimana wirausahawan hanya mencari barang yang
bagus dan melakukan duplikasi karena sudah terbukti banyak orang menyukainya.
Biasanya dalam tahap ini wirausahawan akan menggunakan strategi barang lebih
murah untuk mendapatkan perhatian pasar.
2.
Tahap Duplikasi dan Pengembangan
Dalam
tahapan ini wirausahawan sudah mulai melakukan pengembangan ide-ide. Masih
memiliki unsur duplikat tapi karena sudah mengetahui bagaimana reaksi pasar
wirausahawan akan lebih berani dalam mengambil keputusan untuk mengembangkan produk.
3.
Tahap Creating
Tahap
ini adalah tahap ketika sebuah kewirausahaan sudah benar-benar bisa berdiri
dengan kakinya. Ia sudah banyak dipercaya sehingga berani melakukan resiko
lebih besar untuk menciptakan barang miliknya sendiri. Disini biasanya inovasi
mulai dilakukan.
F.
Faktor Penyebab
Kesuksesan dan Kegagalan Wirausaha
Selain
memiliki sifat dan juga ciri di atas, ada juga beberapa faktor yang
mempengaruhi sukses tidaknya sebuah kegiatan kewirausahaan. Apa saja?
ü Faktor
managerial
ü Faktor
sumber daya manusia
ü Faktor
pengalaman
ü Perencanaan
yang kurang
ü Pengendalian
modal yang kurang
G.
Tujuan Mengapa
Siswa SMA Belajar Kewirausahaan
Tujuan mengapa
siswa SMA harus belajar kewirausahaan, diantaranya adalah :
- Menerapkan Perilaku Tepat Waktu
- Menerapkan Perilaku Tepat Janji
- Membnetuk pribadi pribadi yang
disiplin
- Membentuk pribadi pribadi yang
ulet dan mau bekerja keras
- Membentuk pribadi yang memiliki
jiwa toleran dan mau menolong sesama, dan lain sebagainya
H.
Tujuan belajar
kewirausahaan di sekolah adalah sebagai berikut:
1.
Mengasah keterampilan para siswa dengan membuat
dan menciptakan produk yang sesuai dengan minat dan daya beli
2.
Meningkatkan daya inovasi dan kreatifitas siswa
melalui pembuatan produk produk.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
kewirausahaan merupakan
sebuah pikiran dan juga sifat. Pikiran dimana seorang wirausahawan dapat
mencari inovasi dengan pikiran kreatifnya serta sikap berani dalam mengambil
keputusan dan juga memulai.
Tujuan mengapa
siswa SMA harus belajar kewirausahaan, diantaranya adalah :
ü Menerapkan
Perilaku Tepat Waktu
ü Menerapkan
Perilaku Tepat Janji
ü Membnetuk
pribadi pribadi yang disiplin
ü Membentuk
pribadi pribadi yang ulet dan mau bekerja keras
ü Membentuk
pribadi yang memiliki jiwa toleran dan mau menolong sesama, dan lain sebagainya
Sedangkan Tujuan belajar kewirausahaan di
sekolah adalah sebagai berikut:
ü Mengasah
keterampilan para siswa dengan membuat dan menciptakan produk yang sesuai
dengan minat dan daya beli
ü Meningkatkan
daya inovasi dan kreatifitas siswa melalui pembuatan produk produk.
ü Menciptakan
iklim belajar, bekerja, berkarya, dan berpartisipasi yang menyenangkan.
DAFTAR PUSTAKA
